DAPAT SALAM DARIKU

Orang miskin

Hai! Apa kabar?

Sudah lama aku tak tanya kabar kalian

Syukurlah kalau pada sehat semua… hehehe

Hmm, boleh cerita bentar ya, dikit aja kok

Dengerin sampai tuntas ya, please

Sebulan yang lalu, aku sempat berseteru dengan salah satu konglomerat di desa. Sepetak tanah yang jadi alasan perseteruanku. Tanah yang dari dulu katanya punya nenek moyangku. Tapi tiba-tiba jadi milik konglomerat itu tanpa aku sadari lebih dulu. Dengan bukti selembar kertas sertifikat bertuliskan “INI PUNYAKU”. Mereka, para “cendikiawan” itu mengusir aku dari tanah tempatku berlindung. Tak percaya setengah kecewa aku rasa. Dulu mereka semua itu pelajar, sama seperti kalian, yang bisa belajar karena salah satunya hasil setoran pajakku. Masih ingat betul aku, para pelajar itu meneriakan, INTEGRITAS, KEJUJURAN, KEADILAN, dan IDEALISME tepat dihadapanku. Huuuh, tapi sekarang? Kecewa setengah mati yang aku rasakan

Kini, tidak ada gunanya lagi aku ceritakan kisah PAHIT dan PILUku padamu. Cuma, aku ingin berpesan dan terus berharap. Tidak ada lagi saudara-saudaraku yang bernasib sama sepertiku. Dan juga, tidak ada lagi “cendikiawan dan konglomerat” seperti mereka di tanah kelahiranku. Lantas, bagaimana bisa mereka jadi seperti itu?. Aku rasa, mereka sedari dulu tidak pernah punya niat untuk jujur. Baik saat mereka bekerja di kantor, atau saat dulu pas waktu mereka masih ada di bangku sekolah.

Ahh… Sudahlah, hentikan semua kelakuan burukmu. Seperti telatmu, menyontekmu, dan menggunakan kunci yang ada di sakumu. Semuanya tolonglah dihentikan. Kemana lagi kami berharap kalau bukan kepada kalian. Kalianlah yang akan memimpin kami di masa depan. InsyaAllah kami ridho jika kalian memang seseorang yang jujur. Dengan keridhoan ini, kami akan selalu mendoakanmu dengan ikhlas supaya Allah juga meridhoimu. Tahukah kamu, inilah sebaik-baik hadiah yang bisa kami berikan padamu wahai calon pemimpinku.

 

Salam hangat dari kami,

Rakyat Kecil

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s